Kamis, 30 Mei 2019

Kemana pun kau pergi akan selalu sendiri

Ke mall, nonton, makan, sampai traveling atau pergi ke kondangan sendirian sepertinya belum jadi hal yang wajar. Ketahuan melakukannya, jangan kaget kalau kamu dapat banyak pertanyaan. “Kok sendirian aja sih?” “Nggak sama temennya yang kemarin?” “Kok nggak sama pacar aja?” Hmmm… padahal kenapa ya memangnya kalau kita lebih suka sendiri? Bukan berarti kamu nggak punya teman. Hanya saja, biar orang lain gagal paham, pergi sendirian memang selalu terasa menyenangkan.
Ini 7 hal yang hanya akan kamu pahami kalau kamu lebih suka ke mana-mana sendiri! 1. Entah kenapa, orang selalu minta penjelasan kenapa kamu makan/jalan-jalan sendirian. Padahal ‘kan nggak semua hal harus dilakukan bareng-bareng teman… AGGHHHH! Entah kenapa, kamu harus selalu membela diri saat pergi atau melakukan aktivitas sehari-hari sendiri. Kadang kamu sampai bingung mesti jawab apa waktu ditanya, “Kok sendiri aja?” Mau bilang lagi pengen sendiri, takut orang nggak mengerti. Mau bilang nggak ada teman yang bisa diajak main, kesannya sedih banget. Lagian itu bohong, karena kamu memang sengaja nggak ngajak siapa-siapa dari awal. Jadi kalau nanti ditanya kenapa sendirian lagi, kira-kira harus bilang apa ya… *nggak pernah ngerti jawabannya* 2. Karena sering sendirian, kamu yang punya pacar jadi dikira jomblo. Kamu yang emang jomblo dikira nggak punya teman Ih, memangnya kamu anak SMP yang kalau pacaran harus ke mana-mana berdua? Hmmm… iya sih, tapi kalau kamu memang lagi mau sendiri? Sendiri atau nggak itu pilihan. Kadang kamu memilih buat sendiri, kadang kamu lebih suka pergi bareng teman-teman. Pop question: kalau lagi rame-rame, kenapa nggak ada yang tanya “Kok rame banget sama temen-temen? Nggak sendirian aja?” Ih, kok standar ganda? 3. Pergi bareng teman memang menyenangkan. Tapi jalan-jalan sendirian itu lebih praktis dan gak banyak keribetan Keribetan macam di atas pasti nggak akan terjadi kalau kamu memutuskan untuk pergi sendiri. Walaupun pergi sama teman itu menyenangkan, pergi sendiri itu lebih praktis dan nggak harus pakai kompromi. 4. Nonton sendirian juga lebih tenang. Kamu nggak perlu bareng temanmu yang selalu cerewet komentar Nonton sendirian = TENANG Banyak orang yang nggak bisa diam di bioskop. Saking cerewetnya berkomentar, mereka sampai mengganggu pengunjung bioskop yang lainnya. Sayangnya, teman dekatmu punya kebiasaan buruk ini setiap kali nonton bioskop. Duduk di sampingnya adalah nightmare ketika kamu harus meladeni pertanyaan dan komentar dari dia setiap 15 menit sekali. Kalau kamu nonton sendiri, hal ini tentu nggak perlu kamu pusingkan. Kamu bisa duduk dan menikmati film sampai habis dengan tenang~~ 5. Pergi sendirian adalah waktu mengisi ulang energi. Badan dan pikiran jadi segar karena me-time sepanjang hari Nggak selamanya kita ingin ditemani. Kadang-kadang kita hanya ingin menghabiskan waktu sendiri. Melakukan aktivitas sehari-hari tanpa teman jadi semacam me-time. Setelah melakukannya, badan dan pikiran jadi segar lagi. 6. Biarin aja dibilang aneh gara-gara sendirian. Yang penting, kamu gak pernah merasa kesepian Kayaknya masih banyak orang yang nggak paham bahwa sendirian nggak harus berarti kesepian. Meskipun sering ke mana-mana sendirian, bukan berarti kamu nggak punya teman yang bisa diandalkan. Walaupun sendiri bagimu menyenangkan, kamu bukan orang yang antisosial dan kesepian. Sendiri =/= Sepi. Bisa dibantu yaaa? 7. Toh kamu pergi sendiri karena pilihan. Bukan karena menyerah pada keadaan… :p h. Kalau harus pergi bareng teman atau pacar, kamu juga bisa. Tapi memang pada dasarnya kamu lebih memilih menghabiskan waktu dengan diri sendiri saja. Artinya, kamu pergi ke mana-mana sendiri itu karena pilihan. Oh, kamu bukan jomblo kesepian yang menyerah pasrah pada keadaan… :p

Rabu, 29 Mei 2019

Pengalaman, Jangan kecewa lagi ya

Kita semua jelas ingin mendapatkan hidup yang bahagia. Hidup yang bisa dihabiskan bersama orang-orang tercinta. Menapaki jalan kehidupan dengan didampingi orang yang tulus mencintai kita. Tapi kadang perjuangan untuk cinta sejati itu begitu berliku dan penuh jatuh bangun. Meski begitu, seorang wanita bisa jadi lebih kuat ketika dirinya terluka.  

Pengalaman Patah Hati Bisa Mengubah Banyak Hal 
Hidupmu memang bisa berubah setelah mengalami patah hati. Perubahan ini bisa ke arah positif tapi juga bisa ke arah negatif. Tergantung caramu menyikapinya. Tapi semoga pengalaman patah hati bisa membuatmu jadi lebih tegar dan dewasa. Biarkan dirimu memulai lembar baru. Akhiri luka yang sudah lama yang memang seharusnya tak perlu diingat dan dikenang lagi. Berikan kesempatan dirimu berusaha sekali lagi.  

Kini Kamu Bisa Lebih Mudah Memilih Siapa yang Layak Diperjuangkan 
Sakit hati dan kecewa bisa membuatmu sangat terpukul dan terpuruk. Rasa ini memang wajar dirasakan Ladies, tapi kalau kamu masih larut dalam kesedihan maka kamu juga tidak akan sembuh dan semakin terjatuh. Saatnya untuk lebih dewasa. Tak lagi sembarangan kamu memberikan hatimu. Tak mudah lagi kamu jatuh cinta pada sembarang pria. Tak ada lagi yang namanya menanti harapan palsu. Kamu sudah lebih mudah memilih siapa yang layak diperjuangkan.  

Kamu Akan Lebih Kuat Lagi
 Iya, semua luka dan rasa sakit itu menghancurkanmu. Tapi begitu kamu bisa mengatasinya, kamu akan jadi pribadi baru yang lebih kuat lagi. Jangan terlalu dalam meratapi semua yang telah berlalu. Menangis boleh, kecewa boleh, tetapi jangan lebih dari seminggu. Setelah itu bangkit dan melangkahlah kembali.


Semua yang Berlalu Jadi Pengalaman yang Menguatkanmu 
 Oke sekarang kamu terluka dan patah hati, tetapi di kemudian hari, bisa besok atau tiga hari lagi, siapa yang bisa menduga bahwa kamu akan bertemu pria lain yang lebih baik? Sungguh, dunia belum berakhir, Ladies. Semua yang berlalu akan jadi pengalaman yang membuatmu jadi pribadi yang jauh lebih kuat. Keep moving forward, Ladies. True love will find its way to you :)